Gili Asahan, Pesona Lombok Yang Kesepian

Assalamualaikum……

Hello Guys…, How are you…,

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas sebuah tempat wisata di Lombok yang sangat jarang terdengar di tataran masyarakat Nusa Tenggara Barat. Telah kita ketahui bersama bahwa Nusa Tenggara Barat memiliki banyak sekali daerah-daerah yang memiliki Pemandangan alam menakjubkan. Lombok merupakan salah satu asset Indonesia yang kaya akan keindahan alam yang mampu menghipnotis para wisatawan Indonesia maupun asing untuk mengunjungi daerah wisata di berbagai daerah yang terkenal dengan pulau seribu masjid ini.

Salah satu asset yang perlu kita tahu adalah keindahan pulau di Gili Asahan. Gili Asahan merupakan sebuah pulau kecil (seukuran dengan Gili Trawangan) yang berada di daerah Sekotong, Lombok Barat. Jarak tempuh yang cukup jauh kita tempuh jika perjalanan dimulai dari Praya, Lombok Tengah, sekitar 4 jam perjalanan.

Seperti halnya Gili Trawangan, Asahan juga menggunakan sampan kecil untuk menyebrang langsung ke pulaunya. Dengan hanya membayar beberapa ribu maka kita sudah dapat berlayar ke Gili Asahan. Selama menyebrang kita akan disuguhkan dengan keindahan laut yang membentang ditemani pulau-pulau kecil di sekitar Gili Asahan.

Kehidupan masyarakat di Gili Asahan sangat tidak seberuntung di daerah perkotaan. Mereka kerap kali mendapat halangan yang cukup mengkhawatirkan mulai dari makanan pokok sehari-hari sampai dengan masalah pendidikan anak-anak di sana. Sehari-hari mereka memperoleh makanan atau membeli produk yang mereka jual dengan menyebrang menggunakan sampan ke pulau Lombok. Belum kita memikirkan barang-barang yang dibawa, basah terkena air laut. Kemudian masalah pendidikan yang menjadi permasalahan bukan hanya di Gili Asahan, namun juga di seluruh Indonesia. Di Sana hanya terdapat SD saja, itupun SD

IMG_20160711_200424IMG20160711174522IMG20160711171849

sederhana. Setelah anak-anak lulus mereka harus menyeberang ke Lombok untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan kebanyakan merekan dikirim ke pondok pesantren.

Wisatawan jua tak ketinggalan ikut serta dalam mengunjungi pariwisata Gili Asahan. Wisatawan asing dari berbagai negara mendominasi di Gili Asahan. Bahkan mereka telah membangun villa di sana. Inilah salah satu bukti bahwa wisatawan asing lebih mencintai alam Indonesia dari pada masyarakat kita sendiri. Yang lebih memalukan lagi banyak orang yang saya Tanya, tak banyak yang tahu tentang Gili Asahan.

Tiga Foto di Gili Asahan

Cegah Migran Menyebrang, Anggota Parlemen Eropa: Gantungkan Kepala Babi di Pagar — Islampos

SEORANG anggota Parlemen Eropa dari Hungaria Gyorgy Schopflin menyarankan menggantung kepala babi di pagar perbatasan Eropa. Menurutnya, ini bisa menakut-nakuti migran Muslim memasuki negara anggota Uni Eropa. The post Cegah Migran Menyebrang, Anggota Parlemen Eropa: Gantungkan Kepala Babi di Pagar appeared first on Islampos.

melalui Cegah Migran Menyebrang, Anggota Parlemen Eropa: Gantungkan Kepala Babi di Pagar — Islampos

Travelling to Gangga KLU

IMG_0190Assalamualaikum… teman

Aku mau berbagi pengalamanku nih.. hari ini.

Seperti yang kita tahu NTB terkenal dengan daerah pariwisatanya yang khas dan nggak bakalan ada di tempat lain… nggak percaya..?

Simak nih petualanganku bersama teman-teman di daerah Gangga, Lombok Utara. Pengalaman yang sangat mengesankan ketika aku bersama teman-teman Dakwah Kampus kami berpetualang di Air Terjun Gangga.

Air Terjun Gangga ini terletak di daerah Gangga Lombok Utara, NTB. Tempatnya agak terpencil dan harus berjalan agak jauh serta menaiki tangga. namun hal tersebut tak berpengaruh bagi Laskar Dakwah kampus  untuk menelusuri indahnya pemandangan yang diciptakan oleh sang Khalik. Untuk menikmati keindahan air terjun ini kami harus menempuh jarak sekitar 52 km dan dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan dari kota Mataram ditambah infrastruktur jalan yang belum memadai. Kami berangkat jam 08.00 pagi dari Universitas Mataram dengan menggunakan 4 motor. Setelah kita dari Air tTerjun Gangga kami langsung melanjutkan perjalanan ke Rumah Agus (Kader LDK) yang menjadi tujuan awal kami.

Rasa lelah yang kami dapat akhinya sirna setelah kami menceburkan diri kedalam air yang sangat dingin ibarat es (berlebihan dikit nggak apa-apa). Kami pun tak bisa menahan diri untuk mengabadikan moment yang sangat langka itu. Sekitar puluhan Foto kami ambil di sana untuk bekal pulang kami. pokoknya seru deh.

Selain itu kita juga dapat mentadabburi ayat-ayat Allah dalam surat Ar-Rahman:

“Nikmat yang mana lagi yang kamu dustakan”

pokoknya keren nyesel kalo nggak pernah datang ke Air Terjun Gangga…!

 

Dakwah, Semangat

dakwahDakwah berasal dari kata Da’a yang berarti menyeru. Dakwah menjadi salah satu hal yang penting untuk keberlanjutan hidup seorang muslim. Jika Dakwah tak ada maka ibarat sayur tanpa garam, bagaikan pohon tanpa buah. Dakwah memang hal yang penting untuk kelangsungan hidup umat muslim.

Rasulullah saw. juga seumur hidup beliau  menghabiskan waktu untuk berdakwah. Bahkan penolakan tiada henti beliau dapatkan dari kaum musyrik. Namun, Rasulullah saw. tetap bersabar dan tawakkal kepada Allah swt. sehingga agama yang dulunya mengalami penolakan, kini menjadi agama yang pemeluknya mencapai miliaran orang di Seluruh dunia dan terus akan berkembang. Memang itulah kewajiban umat muslim, berdakwah, memperingati oranglain, seperti yang difirmankan Allah azza wa jalla dalam surat Al Ashr 1-3:

“Demi masa.Sungguh, manusia berada dalam kerugian.Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran

Jelaslah tujuan kita untuk berdakwah, terdapat dalam surat Al-ashr ayat 1-3. Namun, sekarang kita lihat berdakwah mulai kita rasakan agak sulit. Kenapa..?

Pertanyaan yang pas sekali untuk kita hari ini. Islam merupakan agama yang hak, namun halangan itu tetap saja datang. Pencemaran nama baik Islam oleh oknum-oknum yang memang tidak senang terhadap Islam. Klaim orang-orang bahwa Islam adalah agama teroris. Bahkan jenggot panjang sedikit, urusan jadi panjang. Radikalisme, Terorisme, Liberalisme, Sekulerisme adalah musuh Islam.

Tuduhan hal tersebut juga berefek dari Media yang tak menyenangi Islam. Barat yang menguasai teknologi dengan mudah mempropaganda dan memanipulasi sumber-sumber itu sehingga kesalahan hanya tertuju kepada Islam, contohnya adalah peristiwa 11 September 2001. Allah swt. menjawab hal ini di dalam AlQur’an:

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepadamu sebelum kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. dan jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (Al Baqarah:120)

Kebencian mereka telah jelas dalam Al Qur’an. Namun, inilah tantangan terhadap dakwah. Berat memang dakwah ini sekarang dengan berbagai macam golongan dalam agama ini. Tapi semangat yang membara tak akan pernah pudar dari hati orang Muslim sejati. Mereka akan selalu mengajak kita kepada jalan yang benar-benar lurus. bahkan mereka tambah semangat ketika dunia telah asing dengan Islam.